Tips Untuk Menghadapi Soal IELTS

Banyak orang yang ingin kuliah di luar negeri karena berbagai alasan. Perlu diketahui bahwa ada berbagai hal yang perlu dipersiapkan dengan baik, sehingga studi di luar negeri bisa lancar. Untuk bisa kuliah di sana pun harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Salah satu persyaratan yang biasanya ada yaitu sertifikat IELTS (International English Language Testing System), yaitu salah satu tes bahasa inggris yang bisa dilakukan di semua negara. Banyak yang menganggap bahwa tes ini cukup mengerikan, padahal tidak sepenuhnya demikian. Apabila dipersiapkan dengan matang, maka tes ini bisa dilalui dengan mudah dan mendapatkan skor yang tinggi. Pada tes ini akan diuji terkait berbicara, menulis, mendengarkan, dan membaca bahasa Inggris.

Tips Sebelum Dan Saat Mengejakan Tes IELTS

Bagi orang-orang yang baru pertama kali melakukan tes ini tanpa adanya persiapan, maka akan terasa sulit. Untuk itu, memang harus sering latihan sebelum mengerjakan tes yang sesungguhnya. Untuk itu, ada beberapa tips yang bisa dilakukan ketika hendak mengerjakan tes ini.

  • Menyiapkan pendengaran dengan baik

Pada dasarnya, pendengaran memiliki peran yang sangat penting dalam hal ini, karena akan melewati sesi ujian mendengarkan. Apalagi rekaman yang diputar saat sesi mendengarkan hanya dilakukan satu kali saja, sehingga tidak ada pengulangan. Tidak hanya itu, tantangan lainnya saat sesi ini yaitu harus mendengarkan berbagai akses bahasa Inggris yang berbeda-beda. Ada beberapa akses yang sering digunakan, antara lain adalah aksen orang Amerika, Australia, New Zealand, dan Inggris. Setiap orang memiliki kecenderungan untuk mendengarkan akses bahasa Inggris yang tidak sama. Dengan demikian, sangatlah penting memahami bahasa Inggris dengan berbagai aksen. Hal yang bisa dilakukan untuk mempersiapkannya adalah dengan berlangganan podcast yang berbahasa Inggris.

  • Membaca petunjuk dengan benar

Hal yang sangat penting untuk diperhatikan ketika akan mengerjakan soal IELTS adalah membaca petunjuk dengan baik. Jika membaca petunjuk pada soal, maka bisa mengetahui apa saja yang harus dilakukan saat mengerjakan soal. Misalnya, pada sesi mendengarkan diminta untuk tidak menjawab lebih dari dua kata, pada sesi menulis diminta untuk memperhatikan terkait jumlah kata pada setiap tugas, dan lain sebagainya. Apabila tidak memenuhi syarat yang ditentukan, maka bisa kehilangan nilai. Itulah mengapa membaca petunjuk soal sangatlah penting.

  • Membuat Strategi

Salah satu tips yang bisa dilakukan untuk mengerjakan tes ini adalah dengan menyusun strategi. Jika mampu membuat strategi yang tepa untuk mengerjakan tes, maka waktu bisa dimanfaatkan dengan baik. Misalkan pada sesi mendengarkan, maka bisa dengan cara menandai pada keyword atau kata kunci terkait dengan pertanyaan atau pada hal-hal yang penting. Selain itu, untuk bisa hemat waktu dalam membaca, maka bisa dilakukan dengan langsung menuju daftar pertanyaan. Namun pada dasarnya setiap orang memiliki strategi yang berbeda, sehingga usahakan untuk menemukan strategi yang tepat untuk diri sendiri guna mengerjakan tes.

  • Latihan terus menerus

Perlu diketahui bahwa waktu yang ditetapkan untuk mengerjakan soal tes tidaklah banyak. Waktu untuk mengerjakan sesi listening hanyalah selama 40 menit, di mana 10 menit terakhir digunakan untuk menyalin semua jawaban. Untuk itu, hal yang perlu dilakukan adalah latihan terus menerus sebelum melakukan ujian yang sebenarnya. Dengan demikian, selama latihan, bisa melakukan estimasi waktu dengan baik. Hal tersebut juga tentunya bisa membantu untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan orang yang mengerjakan soal. Misalnya, apabila kelemahannya terletak pada kesulitan dalam sesi membaca, maka hal yang harus dilakukan adalah dengan memberikan banyak waktu untuk latihan tes membaca.

  • Mencari teman belajar bersama

Tips lainnya yang perlu dilakukan sebelum mengerjakan ujian IELTS sebenarnya yaitu dengan mencari teman belajar yang cocok. Lebih diutamakan jika teman belajar tersebut merupakan orang yang memiliki kemampuan berbahasa Inggris dengan baik dan benar. Untuk latihan dan belajar bersama teman bisa dimulai dari mendengarkan, menulis, membaca, dan berbicara. Dengan demikian, maka teman bisa mengoreksinya dan memberi saran. Rekamlah saat-saat latihan, sehingga bisa menjadi bahan evaluasi untuk bisa lebih baik lagi ke depannya. Cobalah sedikit demi sedikit untuk meningkatkan kemampuan dalam berbicara menggunakan bahasa Inggris. Jika melakukan latihan yang cukup, maka akan lebih mudah mengerjakan tes.

  • Menulis seperti halnya penutur asli

Seperti yang telah diketahui bahwa membaca dan menulis merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Untuk itu, maka biasakan untuk membaca banyak hal, seperti halnya iklan, buku panduan, majalah, esai, artikel, laporan, dan lain sebagainya. Jika sudah membaca, maka langkah selanjutnya adalah menuliskan kosakata yang tidak diketahui maknanya, atau kosakata baru pada bacaan tersebut. Apabila sudah terbiasa menulis kalimat dengan lengkap, maka bisa berlatih untuk menulis per paragraf kemudian menyusunnya secara baik.

Itulah 6 tips yang bisa dilakukan jika hendak mengerjakan soal IELTS untuk mendaftar studi di luar negeri maupun persyaratan yang lainnya. Sebenarnya tes ini tidaklah sulit apabila sebelumnya sudah terbiasa dengan latihan.

Tips Persiapan Melepas Anak Sekolah di Luar Negeri

Ya, setiap orang tua tentu menginginkan pendidikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Tidak sedikit pula anak-anak yang ingin membanggakan kedua orang tuanya dengan kuliah di luar negeri. Ya, saat ini pintu untuk kuliah ke luar negeri terbuka sangat luas. Siapa saja dapat mendaftarkan diri untuk kuliah ke luar negeri.

Persiapan Sekolah Di Luar Negeri

Bagi seorang anak, persiapan yang harus dilakukan ketika memutuskan untuk kuliah di luar negeri adalah dengan belajar lebih giat lagi. Tidak hanya itu aja, sang anak juga perlu belajar mengenai bahasa dan budaya yang ada di negara tersebut. Nah, sebagai orang tua, Anda juga tentu membutuhkan banyak persiapan untuk melepaskan anak Anda kuliah di luar negeri.

Persiapan Orang Tua Membawa Anaknya Sekolah Di Luar Negeri

Berikut ini merupakan beberapa persiapan yang harus Anda lakukan untuk melepas anak Anda kuliah di luar negeri:

  1. Biaya pendidikan

Saat Anda memutuskan untuk menyekolahkan anak Anda hingga ke jenjang kuliah, tentu Anda juga membutuhkan persiapan biaya pendidikan. Ya, terlebih jika Anda memutuskan untuk melepas anak Anda kuliah di luar negeri, tentu Anda akan membutuhkan banyak biaya nantinya. Seperti yang Anda tahu, kuliah di luar negeri tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Meskipun anak Anda mengikuti program beasiswa, akan tetapi Anda juga harus tetap melakukan persiapan biaya jika sewaktu-waktu di perkuliahan terebut membutuhkan biaya tambahan.

Meskipun demikian, Anda jangan khawatir kehabisan uang karena melepas anak Anda kuliah ke luar negeri. Ya, menyekolahkan anak Anda ke luar negeri dapat menjadi salah satu investasi terbaik untuk masa depan anak Anda. Anda dapat memberikan dorongan kepada anak Anda untuk meraih pendidikan yang tinggi serta mencapai impiannya.

  1. Pertemanan tingkat global

Ya, saat Anda memutuskan untuk melepaskan anak Anda kuliah di luar negeri, maka Anda juga harus siap untuk memberikan bekal moral kepada anak Anda untuk menghadapi pertemanan global. Di tempat kuliah, nantinya anak Anda akan bertemu dengan orang dari berbagai negara yang tentu memiliki budaya dan normanya masing-masing. Pastikan Anda memberikan pesan kepada anak Anda untuk menjaga pertemanan agar tidak melewati batas yang tidak wajar.

  1. Keamanan

Ya, sebagai orang tua tentu wajar jika ingin sang anak selalu dalam kondisi yang aman. saat Anda memutuskan untuk menguliahkan anak Anda di dalam negeri, maka Anda masih dengan mudah untuk melakukan kontrol dan perlindungan kepada anak Anda. akan tetapi jika anak Anda kuliah di luar negeri, maka Anda harus menemukan partner yang dapat dipercaya untuk melindungi anak Anda. salah satu yang dapat Anda lakukan adalah dengan meminta sekolah untuk melakukan pastoral care dimana nantinya pihak sekolah akan memberikan banyak bantuan kepada anak Anda.

  1. Hidup mandiri

Ya, saat anak Anda memutuskan untuk kuliah di luar negeri, maka anak Anda tentu harus siap untuk hidup mandiri. Ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk mempersiapkan anak Anda hidup mandiri, salah satunya adalah dengan membiarkan anak Anda untuk melakukan segala aktivitasnya secara mandiri. Anda dapat memulai dengan bangun tidur, menyiapkan sarapan, mencuci pakaian, dan banyak hal lainnya yang dapat Anda ajarkan kepada anak Anda untuk dapat lebih mandiri.

  1. Jurusan yang diminati tidak tersedia

Ya, saat hal yang satu ini terjadi tentu Anda tidak perlu khawatir karena saat ini ada begitu banyak sekolah yang berdiri. Anda dapat mengganti sekolah atau universitas lain yang menyediakan jurusan sesuai dengan jurusan yang Anda minati.

  1. Mendapatkan nilai tambah di dunia kerja

Dengan memiliki pengalaman kuliah di luar negeri, maka anak Anda akan memiliki nilai tambah di dunia kerja. Hal ini akan mempermudah anak Anda untuk mendapatkan pekerjaan. Ya, perusahaan akan menilai bahwa lulusan luar negeri memiliki pengalaman luas dan dirasa cocok dengan pekerjaan tersebut.

Demikian di atas merupakan beberapa persiapan yang dapat Anda lakukan untuk melepas anak Anda kuliah di luar negeri. Bagi Anda yang masih bingung mengenai kapan Anda dapat mulai menyekolahkan anak Anda di luar negeri, maka Anda tidak perlu bingung lagi, Anda dapat memulainya dari sekolah menengah atas (SMA). Jika memulainya di waktu SD atau SMP dirasa masih terlalu kecil, maka Anda dapat memulainya dari SMA.

Akan tetapi, Anda juga dapat memulainya sejak di bangku kuliah. Saat anak Anda sudah memantapkan diri untuk kuliah di luar negeri, maka Anda dapat memberikan dukungan dan dorongan agar sang anak dapat lebih semangat dan sukses dalam dunia pendidikan dan karir. Yang perlu Anda ingat adalah jangan sampai nantinya Anda memaksakan sang anak untuk kuliah di luar negeri karena hal yang satu ini dapat merusak mental sang anak.

5 Cara Kuliah di Luar Negeri

Saat ini ada banyak pelajar yang ingin melanjutkan pendidikannya ke negara lain. Banyak dari mahasiswa yang ingin menambah ilmu degan melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Ada banyak faktor yang menyebabkan orang ingin kuliah di uar negeri, salah satunya adalah teknologi yang lebih maju di negara tersebut. Ya, tidak hanya teknologi yang sudah maju saja, akan tetapi ilmu yang lebih berkembang juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan banyak pelajar yang ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri.

Cara Mudah Kuliah Di Luar Negeri

Tidak sedikit pelajar yang masih bingung mengenai bagaimana cara untuk dapat kuliah di luar negeri. Ya, banyak orang beranggapan bahwa kuliah di luar negeri adalah hal yang amat sulit. Padahal, ada banyak pintu masuk yang dapat Anda lalui untuk dapat kuliah di negara tersebut. Anda dapat menemukan banyak cara untuk dapat bergabung dengan universitas impian di negara tersebut.

Cara-Cara Untuk Menjadi Mahasiswa Di Luar Negeri

Bagi Anda yang masih bingung mengenai cara untuk kuliah ke luar negeri, maka berikut ini merupakan beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk dapat kuliah di luar negeri:

  1. Beasiswa Pemerintah

Siapa bilang jika pemerintah tidak mendukung dengan adanya beasiswa luar negeri. Ya, pemerintah mendukung hal tersebut salah satu buktinya adalah dengan adanya beasiswa pemerintah, baik yang berasal dari Indonesia maupun yang berasal dari negara tujuan Anda. Salah satu beasiswa luar negeri yang disediakan oleh Indonesia adalah dengan adanya beasiswa DIKTI yang dapat membantu Anda meringankan biaya kuliah di negara tersebut. Beasiswa ini akan memberikan tiket pulang, biaya hidup, dan biaya kuliah di negara tersebut.

Untuk memperoleh beasiswa tersebut, tentu Anda harus melewati beberapa tahapan seleksi dan tes yang dilakukan oleh pemerintah. Tidak hanya itu aja, Anda juga diwajibkan memiliki sertifikat TOEFL yang memadai. Hampir semua kuliah di luar negeri meminta syarat TOEFL atau IELTS sebagai salah satu bentuk bahwa calon mahasiswa tersebut mampu menguasai bahasa Inggris dengan baik.

  1. Beasiswa Universitas

Jika Anda merasa bahwa beasiswa pemerintah tidak cukup membantu Anda untuk kuliah di luar negeri, maka jangan khawatir bahwa Anda juga dapat menemukan beasiswa universitas. Ya, banyak universitas di luar negeri yang memberikan beasiswa kepada calon mahasiswa dari luar negara mereka. Pada umumnya, untuk dapat memperoleh beasiswa yang satu ini, maka Anda harus diterima terlebih dahulu sebagai mahasiswa di universitas tersebut.

Ya, Anda perlu mendaftarkan diri sebagai mahasiswa di universitas tersebut. Jika Anda sudah terdaftar, maka Anda dapat melakukan pengajuan untuk mendapatkan beasiswa. Pada umumnya, beasiswa yang satu ini memerlukan biaya di awal kuliah. Anda harus memiliki dana untuk menuju ke negara tersebut sekaligus biaya hidup setidaknya selama 1 bulan.

  1. Beasiswa Swasta

Tanpa disadari, banyak pihak sponsor yang mau memberikan dana atau biaya untuk pelajar Indonesia meraih pendidikan yang lebih tinggi. Sebagai contoh adalah Djarum. Perusahaan yang satu ini dengan rutin memberikan beasiswa kepada pelajar Indonesia untuk kuliah di dalam maupun uar negeri. Anda dapat melakukan permohonan untuk dapat memperoleh beasiswa dari universitas tersebut.

  1. Pertukaran pelajar

Ya, salah satu cara yang dapat dilakukan untuk dapat merasakan kuliah di luar negeri adalah dengan pertukaran pelajar. Saat ini, banyak universitas di Indonesia yang melakukan kerja sama dengan universitas di negara maju lainnya. Hal ini dapat menjadi salah satu cara untuk melakukan pertukaran pelajar. Pada umumnya, pertukaran pelajar ini dilakukan bagi mereka yang memiliki IPK lebih dari 3,00. Keikutsertaan dalam organisasi, sikap, dan bahasa yang dikuasai juga menjadi salah satu penilaian lain untuk dapat melakukan program yang satu ini. Pada umumnya, beasiswa yang satu ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi para pelajar untuk kuliah di negara tersebut, akan tetapi juga tinggal bersama dengan keluarga lokal di negara tersebut.

  1. Beasiswa kebudayaan dan olahraga

Bagi Anda yang tidak menonjol di dunia akademis juga dapat merasakan kuliah di luar negeri, salah satunya adalah dengan mengikuti beasiswa olahraga dan kebudayaan. Banyak negara di Amerika dan Eropa yang memberikan apresiasi pada bakat seni seseorang. Hal ini ditunjukkan dengan adanya beasiswa dengan memandang prestasi di luar akademik sebagai penilainya.

Demikian di atas merupakan beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk dapat kuliah di luar negeri. Sebelum Anda memutuskan untuk mendaftarkan diri sebagai mahasiswa di luar negeri, maka Anda perlu melakukan banyak persiapan, selain dari segi akademik, Anda juga memerlukan persiapan dari segi bahasa. Jangan lupa untuk mempelajari bahasa Inggris karena bahasa yang satu ini biasanya digunakan sebagai alat komunikasi di negara pelajar.

Cara Adaptasi saat Kuliah di Luar Negeri

Kuliah di luar negeri menjadi salah satu impian banyak pelajar Indonesia. Bukan menganggap bahwa pendidikan di Indonesia tidak mumpuni, akan tetapi banyak dari mereka yang ingin belajar mengenai teknologi dan ilmu yang lebih maju. Saat Anda memutuskan untuk sekolah atau kuliah di luar negeri, maka Itu artinya Anda akan masuk ke situasi dan suasana yang baru. Ya kemungkinan besar suasana baru tersebut akan berbeda dengan kehidupan di Indonesia. Hal ini membuat Anda perlu melakukan persiapan matang sebelum berangkat ke Negara baru tempat Anda study.

Adaptasi Di Luar Negeri

Ya, berbeda negara tentu akan berbeda pula suasananya. Hal ini membuat Anda perlu melakukan adaptasi. Adaptasi ini tentu sangat penting untuk memastikan bahwa Anda betah tinggal di negara tersebut. Jika Anda saja gagal beradaptasi, maka bisa jadi Anda ingin cepat pulang ke Indonesia.

Jenis Adaptasi Saat Kuliah Di Luar Negeri

Saat Anda ingin memutuskan untuk kuliah di luar negeri, maka alangkah baiknya untuk mencari informasi yang tepat mengenai kehidupan di negara tersebut. Hal ini dapat dilakukan untuk mempermudah adaptasi Anda nantinya. Ada beberapa adaptasi yang perlu Anda lakukan ketika kuliah di luar negeri. Berikut ini merupakan beberapa adaptasi yang perlu Anda lakukan:

  1. Adaptasi dengan bahasa negara tersebut

Bahasa menjadi sesuatu yang amat penting ketika ingin melakukan komunikasi. Jika Anda tidak dapat melakukan komunikasi dengan baik, maka Anda akan sulit untuk dapat berhubungan dengan orang lokal negara tersebut. Oleh sebab itu, sangat penting untuk Anda yang ingin kuliah di luar negeri maka sangat penting untuk mempelajari bahasa lokal yang ada di negara tersebut.

Untuk Anda yang kuliah di negara dengan bahasa Inggris sebagai bahasa nasional, mungkin Anda tidak terlalu sulit untuk memahaminya. Ya, karena Anda tentu sudah belajar bahasa Inggris sejak Anda di sekolah dasar. Akan tetapi, beberapa negara memiliki bahasa nasionalnya masing-masing. Bahasa tersebut bisa saja digunakan dalam kehidupan sehari-hari selain menggunakan bahasa Inggris.

Jika Anda hanya menguasai bahasa Inggris, tentu Anda akan kesulitan dalam beradaptasi di negara tersebut. Alangkah baiknya jika Anda mengetahui sedikit mengenai bahasa lokal di sana. Anda dapat mengikuti kursus bahasa, nonton film asing, dan masih banyak cara yang lainnya.

  1. Adaptasi dengan lingkungan sosial

Saat Anda datang ke negara baru, tentu Anda akan menemukan orang-orang baru. Tidak hanya penduduk negara tersebut, akan tetapi mungkin Anda juga akan bertemu dengan orang dari penjuru dunia lain yang berimigrasi ke negara tersebut. Sangat penting untuk mempelajari tata tertib, norma, budaya, dan hukum yang berlaku di negara itu.

Jangan sampai nantinya Anda melakukan aktivitas yang tidak umum dilakukan di negara tersebut. Anda dapat mencari informasi tersebut ari berbagi blog atau dengan bertanya kepada kenalan Anda yang juga tinggal di negara tersebut. Pastikan bahwa nada dapat membaur dengan warga di daerah tempat Anda tinggal. Jika Anda tinggal di sebuah asrama, jangan lupa untuk berkomunikasi baik dengan penghuni di asrama. Hal ini dapat dilakukan agar adaptasi dengan lingkungan sosial menjadi lebih mudah.

  1. Adaptasi dengan Makanan

Ya, makanan menjadi salah satu yang paling sulit bagi banyak orang. Seperti yang Anda tahu, setiap orang tentu memiliki ketidakcocokan pada makanan tertentu. Alangkah baiknya jika Anda mencari informasi mengenai makanan khas dari negara tersebut. Jangan lupa untuk mencari informasi mengenai makanan pokok yang biasa dikonsumsi sehari-hari.

Bagi Anda yang beragam Islam, jangan lupa untuk mencari informasi mengenai restoran halal di nagara tersebut. Ya, saat Anda mengunjungi negara dengan mayoritas penduduk beragama non muslim, maka Anda akan sulit menemukan makanan halal di negara tersebut.

  1. Adaptasi dengan cuaca atau iklim

Seperti yang Anda tahu, Tidak semua Negara memiliki iklim atau cuaca yang sama. Ya, di negara yang memiliki iklim berbeda, maka Anda dapat merasakan musim yang belum pernah Anda rasakan sebelumnya. Sebagai contoh, Indonesia merupakan negara dengan iklim tropis yang memiliki 2 musim, yaitu hujan dan kemarau. Saat Anda pergi ke Korea Selatan, maka Anda akan menemukan 4 musim dimana 2 musim lainnya tidak akan Anda temukan sebelumnya di Indonesia.

Hal ini membuat Anda harus mencari informasi mengenai cuaca serta iklim di Negara tersebut. Hal ini dapat digunakan untuk mempersiapkan segala perlengkapan ketika Anda akan menghadapi musim tersebut. Tidak jarang orang sakit akibat tidak dapat beradaptasi dengan iklim di negara tersebut.

Demikian di atas merupakan beberapa adaptasi yang perlu Anda lakukan ketika Anda akan kuliah ke luar negeri. Alangkah baiknya Anda mempelajari beberapa hal di atas sebelum Anda berangkat ke negara tujuan Anda. Ini sangat penting untuk memastikan bahwa Anda betah tinggal di negara tersebut.

Tips Mudah Belajar Grammar Bahasa Inggris

Bahasa Inggris merupakan bahasa yang ditetapkan sebagai bahasa internasional. Bisa dikatakan bahwa bahasa Inggris telah menjadi kebiasaan bagi banyak orang di berbagai negara. bahkan di setiap jenjang pendidikan diajarkan terkait dengan mata pelajaran bahasa Inggris. Pada ujian nasional pun terdapat ujian pelajaran Bahasa Inggris dan merupakan suatu keharusan. Salah satu hal yang dipelajari dalam bahasa Inggris adalah terkait dengan grammar. Grammar merupakan tata bahasa dalam bahasa Inggris yang jenisnya berbeda-beda. Banyak orang yang merasa kesulitan ketika belajar tentang grammar. Namun sebenarnya belajar grammar tidaklah sulit, sehingga tidak perlu khawatir.

Tips Untuk Dapat Paham Betul Soal Grammar

Ada cukup banyak tips yang bisa dilakukan ketika ingin mempelajari grammar bahasa Inggris. Dengan melakukan beberapa tips berikut maka akan lebih cepat dan mudah memahami grammar.

  1. Memahami tenses

Untuk mempermudah memahami tenses maka lebih baik menggunakan timeline sehingga lebih mudah untuk menggunakan tenses yang sesuai dengan konteks waktu. Bagi orang-orang yang belajar bahasa Inggris biasanya menganggap bahwa tenses adalah hal yang paling menakutkan dan banyak yang putus asa mempelajarinya. Hal ini terjadi karena pada bahasa Inggris selalu menjadikan waktu sebagai suatu pembeda pada setiap konteks. Yang demikian tersebut berbeda dengan bahasa Indonesia yang simple dan tidak membingungkan.

  1. Menghafalkan verb

Verb atau kata kerja merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam bahasa Inggris, khususnya dalam mempelajari grammar. Ada dua jenis atau bentuk verb, yaitu reguler dan irreguler. Sementara sendiri ada tiga bagian yaitu verb bentuk 1, 2, dan 3, di mana penggunaan setiap bentuk verb tidaklah sama. Usahakan untuk menghafalkan 5 verb dalam 1 hari secara terus-menerus sehingga hal ini bisa membantu untuk mempelajari grammar.

  1. Memahami possesive pronounce

Perlu diketahui bahwa possessive pronouns merupakan kata kepemilikan sehingga tidak perlu dihafalkan. Untuk mempermudah memahaminya maka bisa membuat tabel possessive pronouns. Dengan demikian maka akan jauh lebih mudah, apalagi possessive pronouns tidak begitu banyak karena hanya ada 3, dengan bentuk singular dan plural.

  1. Relative pronouns

Sebenarnya penggunaan relative pronouns tidak membingungkan karena hanya perlu membedakan posisi objek pada kalimat. Jika ingin menghubungkan kalimat maka dibutuhkan suatu kata ganti sehingga bisa menambah keterangan. Ada lima relative pronouns dalam bahasa Inggris yaitu who, what, whom, which, dan that. Setiap pronouns memiliki fungsi yang berbeda-beda sesuai dengan subjek yang diterangkan. Penggunaannya hanya perlu disesuaikan dengan posisinya pada kalimat sehingga grammar akan lebih mudah dipelajari.

  1. Memahami preposition

Ada cukup banyak preposition atau kata yang digunakan untuk keterangan waktu dan tempat. Pada umumnya ada tiga yaitu at, in, on. Banyak orang yang merasa bingung ketika menggunakan 3 kata tersebut karena memiliki makna yang hampir sama. Untuk mempermudah belajar grammar maka perlu membuat diagram preposition sehingga tidak lagi sulit.

  1. Memahami penggunaan anything, something, dan nothing

Pada dasarnya penggunaan 3 kata tersebut sangatlah mudah dengan catatan mengetahui aturan main. Kata-kata tersebut sering dipakai pada berbagai kalimat bahasa Inggris tetapi banyak orang yang salah dalam menggunakannya. Setiap kata sebenarnya memiliki penggunaan yang berbeda-beda. Something lebih cenderung digunakan pada kalimat positif, anything untuk kalimat tanya danĀ  negatif, nothing untuk kalimat tanya dan negatif. Perbedaan antara anything dan nothing terdapat pada maknanya, nothing memiliki arti “tidak”, sementara anything memiliki arti “apa saja”.

  1. Memahami penggunaan determiners

Ada 3 kata yang cukup banyak dibingungkan oleh orang-orang yaitu a, an, the. Sebenarnya untuk menggunakan kata tersebut bisa melihat pada subjeknya. Bagaimanapun determiners itu sangatlah penting, sehingga harus dipahami dengan baik. Apabila akan menentukan determinan pada awal kalimat maka hanya perlu melihat subjek. Jika subjek yang dipakai lebih dari satu maka tidak perlu menggunakan determiners. Sementara jika subjeknya menggunakan huruf awal konsonan maka menggunakan determiner a. Kalau subjek awal menggunakan huruf pertama vokal maka menggunakan determiner an. Dengan memahami hal tersebut maka belajar grammar akan lebih mudah.

  1. Memahami pembuatan kalimat pasif

Banyak orang yang merasa bingung ketika harus membuat kalimat pasif. Sebenarnya sangatlah mudah karena hanya perlu mengubah to be dan verb. Selain itu posisikan objek sebagai subjek pada kalimat, barulah ubah to be dan verb-nya pada bentuk yang berbeda.

Jika sudah mempelajari berbagai materi terkait dengan grammar maka langkah selanjutnya yaitu terus mencoba mengerjakan latihan soal. Dengan demikian, maka akan semakin mudah untuk belajar grammar bahasa Inggris. Jika terus berlatih maka tidak mudah lupa dengan apa yang telah dipelajari. Apalagi untuk bisa memahami grammar bahasa Inggris tidak serta merta bisa dilakukan dalam waktu yang singkat tanpa ada usaha yang optimal, sehingga tips-tips tersebut perlu dilakukan dan tetap berlatih.